Senin, 08 November 2010

Tes awal -- VLSM (Variable Length Subnet Mask)

Diketahui :
*Sebuah Gedung 5 lantai
*IP Lokal 200.0.1.0/24 
*IP Lokal 200.0.2.0/24 
*Kebutuhan perlantai :
# 11 PC untuk Accountung Staff
# 3 PC untuk Ruang Server
# 7 PC untuk IT Staff
# 28 PC untuk Operatinal Staff
# 30 PC untuk CS Staff

1. RANCANGLAH NETWORK SKEMANYA
2. SUBNET SESUAI KEBUTUHAN
TULISKAN SUBNET DALAM TABEL

Jawab :
Skema Network


  
2.   Subnetting Tabel
Mayor Jaringan: 200.0.1.0/24
Tersedia alamat IP dalam jaringan utama: 254
alamat IP yang dibutuhkan: 3
Ketersediaan IP 4
Subnet Name
Needed Size
Allocated Size
Address
Mask
Dec Max
Range
Server
3
4
200.0.1.0
30
255.255.255.252
200.0.1.1-200.0.1.3

Mayor Jaringan: 200.0.2.0/24
Tersedia alamat IP dalam jaringan utama: 254
Jumlah alamat IP yang dibutuhkan: 76
Tersedia alamat IP dalam subnet dialokasikan: 88
Sekitar 38% dari ruang alamat jaringan yang tersedia utama yang digunakan
Sekitar 86% dari ruang alamat subnet jaringan yang digunakan
Subnet Name
Needed Size
Allocated Size
Address
Mask
Dec Mask
Assignable Range
Broadcast
ACCOUNTING STAFF
11
14
200.0.2.64
/28
255.255.255.240
200.0.2.65 – 200.0.2.78
200.0.2.79
IT STAFF
7
14
200.0.2.80
/28
255.255.255.240
200.0.2.81 – 200.0.2.94
200.0.2.95
OPERASIONAL STAFF
28
30
200.0.2.32
/27
255.255.255.224
200.0.2.33 – 200.0.2.62
200.0.2.63
CS STAFF
30
30
200.0.2.0
/27
255.255.255.224
200.0.2.1 – 200.0.2.30
200.0.2.31

Selasa, 02 November 2010

Subnetting pada kelas B

Subnetting adalah teknik memecah suatu jaringan besar menjadi jaringan yang lebih kecil dengan cara mengorbankan bit Host ID pada subnet mask untuk dijadikan Network ID baru.
Analogynya seperti dibawah ini:
Jika terdapat 120 orang siswa SMA memilih jurusan IPA, akan lebih baik bila seluruh total siswa tersebut dibagi menjadi 4 kelas sehingga masing-masing kelas terdiri dari 30 orang siswa dari pada dijadikan 1 kelas besar tanpa ada pembagian. Kosep pembagian seperti inilah yang dianut dalam subnetting.
Kali ini saya akan membuat subnetting kelas B yang dibagi menjadi 12 jaringan.
Alamat IP 172.16.0.0 dengan subnet mask default 255.255.0.0 didefinisikan sebagai kelas B.
Untuk menentukan jumlah subnet (Sub Jaringan) baru yang terbentuk kita menggunakan gunakan rumus 2n-2.
            Dapat kita lihat pada gambar dibawah ini :
            Dari gambar diatas kita dapat menemukan 12 network ID berada diantara 23 dan 24. Kita dapat menulisnya sebagai berikut 23 < 12 < 24.
            Untuk menentukan jumlah host persubnet kita menggunakan rumus 2h-2. Dimana h adalah jumlah 0 pada host ID.
            255.255.11110000.00000000
Dapat kita lihat pada jumlah 0 pada host ID ada 12. Sehingga dengan menggunakan rumus 2h-2 kita dapat menentukan jumlah host persubnet yaitu sebagai berikut.
212-2 = 4094
            Selanjutnya kita lakukan block subnet. Karena kita mendapatkan 12 network ID pada oktet ketiga, yaitu diantara 23 dan 24, maka pada deretan oktet  ketiga kita pecah menjadi 2 bagian sehingga menjadi sebagai berikut (0000|0000), dimana blok pertama merupakan host, dan blok kedua merupakan sebuah broadcast. Jadi kita dapatkan hasil sebagai berikut.

Subnet 0 :        172.16.0.0

Subnet 1 :        256 – 240 = 16
                        172.16.16.0

Subnet 2 :        16 + 16 = 32
                        172.16.32.0

Subnet 3 :        32 + 16 = 48
                        172.16.48.0

Subnet 4 :        48 + 16 = 64
                        172.16.64.0

Subnet 5 :        64 + 16 = 80
                        172.16.80.0

Subnet 6 :        80 + 16 = 96
                        172.16.96.0

Subnet 7 :        96 + 16 = 112
                        172.16.112.0

Subnet 8 :        112 + 16 = 128
                        172.16.128.0

Subnet 9 :        128 + 16 = 144
                        172.16.144.0

Subnet 10 :      144 + 16 = 160
                        172.16.160.0

Subnet 11 :      160 + 16 = 176
                        172.16.176.0

Subnet 12 :      176 + 16 = 192
                        172.16.192.0

Berikut adalah penjabarannya dalam bentuk table.

sumber gambar :




Sabtu, 30 Oktober 2010

SNB (Social Network Business)

Pemasaran bisnis melalui sosial media telah berkembang menjadi lebih canggih. Banyak bisnis-bisnis kecil yang memanfaatkan jasa internet khususnya sosial media web untuk membuat sebuah komunitas kemudian memasarkan produk mereka, namun mereka tidak mengetahui langkah selanjutnya.
Berikut ini adalah 5 tips strategi lanjutan bagi usaha kecil yang sudah memiliki komunitas di sosial media web, dan tidak mengetahui langkah selanjutnya.
Yang perlu kita ketahui tentang strategi bisnis ini:
Definisi strategi sosial yang maju adalah teknik yang melampaui kehadiran media sosial yang normal. Memperkenalkan atau memperkuat pesan pemasaran sambil mendorong pengguna ke profil lain atau situs bisnis. Sebelum bergerak maju dengan strategi yang maju, penting bagi kita memahami bisnis pemasaran sosial, memiliki pengalaman menarik konsumen, dan bahwa kita memiliki pemahaman dasar pemasaran online.
Langkah 1. Penggunaan Multimedia
Pernah ada suatu quote: ”Sebuah gambar menjelaskan pengertian ribuan kata.” Konsumen saat ini, lebih menginginkan melihat barangnya terlebih dahulu, daripada membaca ribuan kata yang telah kita buat untuk produk yang kita jual. Konsumen lebih tertarik untuk mencari informasi mengenai gambar atau video dari produk yang kita jual, kemudian mereka akan mempertimbangkan untuk membeli. Kabar baik untuk perusahaan, sangatlah mudah untuk menciptakan dan mempublikasikan produk dalam bentuk video dan gambar.
Selain itu, kita juga dapat mengambil gambar pada acara kantor sebagai bagian untuk memperlihatkan budaya perusahaan. Hal ini bukan hanya membantu meyakinkan konsumen kita agar membeli produk kita, tetapi lebih menunjukkan bahwa perusahaan kita rendah diri dan menghargai konsumen.
Video sangat berguna untuk menjelaskan deskripsi dari produk kita, tentang bagaimana cara kerja produk tersebut. Tidak perlu mahal, kemaslah video dan gambar itu semenarik mungkin, agar pesan yang ingin kita sampaikan jelas tertuju pada konsumen. kita mungkin bisa mengunakan camcoder untuk merekam video tersebut.
Penggunaan multimedia harus mengesankan bisnis yang kita jalankan menyenangkan, kita peduli terhadap karyawan, dan yang paling penting bahwa kita peduli tentang pelanggan kita.
Langkah 2. Sinergi Pemasaran Offline dan Online
Banyak bisnis kecil melakukan beberapa jenis pemasaran offline, apakah itu radio, ataupun melalui media cetak. Pemasaran melalui cara offline memungkinkan Kita untuk meraih pasar dalam komunitas ini, selain itu untuk meningkatkan kepercayaan dalam bisnis kita.
Untuk pemasaran online kita dapat memanfaatkan jasa Facebook, atau blog URL lain sebagai tempat berkumpulnya komunitas kita. Sinergi antara pemasaran offline dan online dapat membantu membangun komunitas kita. Memperkenalkan portfolio bisnis kita kepada pembeli potensial memungkinkan mereka dapat bergabung dalam komunitas kita, entah sekarang atau di kemudian hari.
Langkah 3. Ketahui Perbedaan Platform Pada Sosial Media
Sekarang sosial media sudah semakin canggih karena terdapat platform yang berbeda bagi masing-masing sosial media. Namun, pada umumnya sosial media, tetap menyampaikan pesan kita, tetapi sayangnya sosial media ini tidak dapat terikat untuk masing-masing situs karena perbedaan platform tersebut.
Masing-masing sosial media memiliki ciri khas sendiri. Apa yang mungkin diterima pada sosial media seperti Tumblr, mungkin akan dianggap spam di Facebook. Twitter memiliki gaya penulisan tertentu dan mungkin akan gagal apabila diaplikasikan di FriendFeed.
Kita perlu memahami perbedaan penulisan ini pada masing-masing situs, dan kemudian memastikan bahwa pesan kita tersampaikan kepada komunitas kita.
Selanjutnya, lebih bagus kita menyiapkan dua pesan yang berbeda bagi konsumen kita yang telah menjadi bagian dari komunitas bisnis kita baik itu di Twitter ataupun Facebook.
Langkah 4. Manfaatkan Jaringan Sosial di Daerah Anda
Bagi sebuah perusahaan kecil, berada pada sebuah pencarian lokal merupakan sebuah kemenangan besar. Pastikan situs kita berada dimasukkan kedalam direktori di daerah kita, hal ini untuk membantu konsumen potensial menemukan bisnis kita ketika mereka membutuhkannya.
Pertama, pastikan terlebih dahulu siapa pesaing kita. Dan dimana mereka terdaftar? Memeriksa link dari pesaing kita adalah untuk melihat direktori mereka. Dan pastikan bahwa bisnis kita telah dimasukkan ke dalam Google Maps, dengan menggunakan bantuan pusat bisnis lokal di Google.
Luangkan waktu untuk memasukkan semua informasi mengenai informasi perusahaan kita, dan perbarui berita-berita lama tentang perusahaan kita. Bagi banyak konsumen, ini akan menjadi interaksi pertama mereka dengam bisnis kita.
Langkah 5. Kontes dan Diskon
Membangun komunitas merupakan sebuah langkah pertama dalam memanfaatkan sosial media. Menggunakan komunitas untuk mengarahkan penjualan, menyebarkan pemasaran, dan memperkenalkan operasi perusahaan adalah salah satu kekuatan dari sosial media.
Salah satu cara untuk terus merangsang komunitas kita untuk tetap menggunakan produk kita adalah dengan mengadakan diskon atau kontes. Terkadang kontes dapat menciptakan kompetisi diantara pengguna. Misalnya mengadakan kontes bagi penulisan komen terbaik di website Kita.
Diskon juga merupakan cara yang bagus untuk berhubungan dengan komunitas Kita. Dengan memberikan diskon eksklusif, berarti kita memperhatikan komunitas Kita agar mereka tetap bertahan menggunakan produk kita.
Jadi kesimpulannya adalah memanfaatkan sosial media untuk kelangsungan hidup perusahaan kita bukanlah sebuah cara yang sulit. Memanfaatkan keuntungan strategi ini dapat membantu kita membangun komunitas, serta membuat pemasaran perusahaan kita menjadi lebih efektif

Contoh Social Network Business
Ø ApSense
ApSense adalah sebuah jaringan sosial bisnis di mana orang dibayar sekaligus berbagi tentang bisnis yang mereka geluti. Bayangkan sebuah tempat di mana kita memiliki semua tool yang kita butuhkan untuk mengembangkan bisnis kita dan dibayar ketika kita menggunakannya. Apsense memberikan kemudahan bagi usaha kita dengan cara membentuk jaringan, mengeksplorasi dan menciptakan konten bisnis yang berkualitas. Perkembangan jaringan baru dan pertukaran informasi yang terus berlangsung terjadi setiap hari di ApSense.
Cara kerja ApSense adalah sebagai berikut :
·         Membuat Jaringan
Bangun jaringan sosial pribadi kita. Pertama luangkan waktu sebentar untuk melihat persentasi flash “How to build your network …”. Lalu Kita bisa mulai membangun jaringan sosial kita sendiri hanya dengan cara mengundang teman-teman kita ke APSense. Teman-teman yang Kita undang itu akan otomatis ditempatkan di jaringan Kita. Selain itu, ketika teman-teman Kita yang kita di jaringan Kita mengundang teman-teman mereka, maka mereka juga akan ditempatkan di jaringan Kita. Hal ini membangun sistem jaringan pribadi kita ini telah terbukti sebagai sesuatu yang sangat viral dan mudah sekali diduplikasikan.
Bangun kontak kita. Terdapat ribuan bahkan jutaan orang yang tergabung di APSense yang bisa dengan mudah kita temui dan terkoneksi dengan Kita. Ketika kita melihat seseorang yang ingin kita ajak terkoneksi, tinggal tambahkan saja pada contact list kita. Kita bisa mengirim kepada dan menerima pesan dari kontak-kontak kita kapan pun Kita mau.
Gabung ke dalam group-group minat. Dengan bergabung pada salah satu group merupakan cara yang luar biasa untuk terhubung satu sama lain dengan orang-orang yang memiliki minat sama. Cari grup yang ingin Kita gabungi, cari tahu para anggota grup tersebut dan berpartisipasilah dalam diskusi-diskusi kelompok baru setiap harinya!
·         Mengeksplorasi
Jelajahilah blog-blog bisnis. Bisnis-bisnis penting yang berkitan dengan konten-konten ditambahkan setiap menitnya. diretory business blog terdiri atas kategori-kategori seperti bisnis bagaimana melakukan, berita-berita bisnis, tips-tips pemasaran, kisah-kisah sukses, marketing search engine, dan lain sebagainya. Telusuri, temukan, dan pelajari!
Telusuri business centers. APSense Business Centers adalah website-website bisnis yang diciptakan di APSense ini oleh para usernya. Kunjungi Business Center Directory untuk menelusuri bisnis-bisnis, produk-produk, jasa, dan peluang-peluang usaha paling populer dalam berbagai industri.
Selami diskusi-diskusi kelompok. Kunjungi group area untuk menyelami diskusi-diskusi yang berharga pada masalah-masalah bisnis yang paling populer saat ini. Diskusi-diskusi yang paling populer dengan mudah ditkitai karena diskusi-diskusi tersebut dicantumkan di awal-awal dalam hasil pencarian dan telusuri direktori-direktorinya.
·         Menciptakan
Ciptakan blog bisnis Kita sendiri. Ciptakan blog-blog bisnis kita sendiri dan bagikan dengan komunitas APSense. Jika user menyukainya dan menjadi populer, maka konten-konten Kita akan dicantumkan di area hot contens misalnya di home page APSense, newsletters, dan direktor blogbisnis. Blog kita bisa berisikan apa saja mulai dari kisah-kisah sukses hingga bagaimana menjalankan bisnis.
Ciptakan website business center kita sendiri. Gunakan aplikasi web bisnis tingkat lanjut milikAPSense untuk menciptakan website bisnis yang sempurna dalam hitungan menit. Kita bisa memasukkan konten apa saja kaitannya dengan bisnis kita misalnya produk kita, jasa kita, testimonial, program-program afiliasi, sumber-sumber ataupun informasi-informasi lain yang berkaitan dengan bisnis kita.
Ciptakan diskusi-diskusi bisnis Kita sendiri. Bangun group kita sendiri ataujoin ke group yang sudah ada, kita bisa memuli diskusi dengan subjek group kita sendiri.

Ø AdSense
AdSense adalah program kerjasama periklanan melalui media Internet yang diselenggarakan oleh Google. Melalui program periklanan AdSense, pemilik situs web atau blogyang telah mendaftar dan disetujui keanggotaannya diperbolehkan memasang unit iklan yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman web mereka. Pemilik situs web atau blog akan mendapatkan pemasukan berupa pembagian keuntungan dari Google untuk setiap iklan yang diklik oleh pengunjung situs, yang dikenal sebagai sistempay per click (ppc) atau bayar per klik.
Selain menyediakan iklan-iklan dengan sistem bayar per klik, Google AdSense juga menyediakan AdSense untuk pencarian (AdSense for Search) dan iklan arahan (Referral). Pada AdSense untuk pencarian, pemilik situs web dapat memasang kotak pencarian Google di halaman web mereka. Pemilik situs akan mendapatkan pemasukan dari Google untuk setiap pencarian yang dilakukan pengunjung melalui kotak pencarian tersebut, yang berlanjut dengan klik pada iklan yang disertakan pada hasil pencarian. Pada iklan arahan, pemilik situs akan menerima pemasukan setelah klik pada iklan berlanjut dengan tindakan tertentu oleh pengunjung yang telah disepakati antara Google dengan pemasang iklan tersebut.

 Sumber :

SII (Strategy of Information Integrity)

Integrasi : adanya saling keterkaitan antar sub sistem sehingga data dari satu sistem secara rutin dapat melintas, menuju atau diambil oleh satu atau lebih sistem yang lain.
Pengintegrasian sistem informasi merupakan salah satu konsep kunci dari SIM. Berbagai sistem dapat saling berhubungan satu sama lain dengan berbagai cara yang sesuai keperluannya.
Integrasi sistem informasi dapat bersifat hirarkis yaitu pada tingkat transaksi akan memberikan masukan data kepada sistem tingkat manajerial atau sering pula dalam arah sebaliknya. Interaksi hirarkis adalah paling banyak diidentifikasikan dan diitegrasikan karena manajer mengetahui bahwa informasi harus diringkaskan menurut jalur hirarki disamping sistem yang bersangkutan ada di bawah satu garis komando dan karena manajer dalam bidang fungsional akan lebih banyak mengetahui data apa yang ada dalam sistemnya.
Keuntungan dari integrasi :
1.      Membaiknya arus informasi di dalam sebuah organisasi.
2.      Mendorong manajer untuk membagikan informasi yang dihasilkan oleh departemennya agar secara rutin mengalir ke sistem yang lain yang memerlukan.
Teori Integrasi Informasi (Information Integration Theory) merupakan teori tentang pengorganisasian pesan atau informasi yang dikemukakan oleh Martin Feishbein. Teori ini berasumsi bahwa ”The Information approach centers on the ways people acumulate an organize informations about some, object, situation, or idea, to form attitude toward a concept”.(organisasi mengakumulasikan dan mengorganisasikan informasi yang diperolehnya tentang sekelompok orang, objek, situasi atau ide-ide untuk membentuk sikap yang sesuai dengan konsep yang terbentuk dari hasil penerimaan informasi tersebut) (Little John, 1997:234-240).
Feishbein dalam Little John kemudian mengemukakan bahwa merujuk pada teori ini semua informasi mempunyai kekuatan potensial yang dapat mempengaruhi orang untuk memiliki sikap tertentu. Besar tidaknya pengaruh tersebut tergantung kepada dua hal yaitu: valensi dan Bobot Panilaian.
  1. Valensi atau tujuan, yang berarti sejauh mana suatu informasi mendukung apa yang sudah menjadi kepercayaan seseorang. Suatu informasi dikatakan positif apabila informasi tersebut mendukung kepercayaan yang telah ada dalam diri seseorang sebelumnya. Sedangkan jika yang terjadi adalah sebaliknya, maka informasi itu dapat dipandang sebagai sesuatu yang negative.
  2. Bobot penilaian, yang berkaitan dengan tingkat kredibilitas informasi tersebut. Maksudnya apabila seseorang melihat informasi itu sebagai suatu kebenaran, maka ia akan memberikan penilaian yang tinggi terhadap informasi itu. Sementara jika yang terjadi adalah sebailknya, maka penilaian yang diberikan pun akan rendah. (Littlejohn,1996-137-138)
Secara singkat dapat dijelaskan bahwa Valensi berkaitan dengan bagaimana informasi dipengaruhi sikap seseorang, sedangkan Bobot Penilaian berkaitan dengan sejauhmana informasi tersebut mempengaruhi sikap seseorang. Dengan demikian, walaupun suatu informasi memiliki tingkat valensi yang tinggi, apabila tidak didukung oleh bobot penilaian yang tinggi pula, akan menghasilkan efek yang kecil pada sikap seseorang (Littlejohn,1996:137-138).
Selanjutnya, pendekatan integrasi informasi memusatkan pada cara-cara orang mengakumulasikan dan mengorganisasikan informasi tentang orang, objek, situasi atau gagasan tertentu untuk membentuk sikap terhadap sebuah konsep. Sikap sudah menjadi sebuah satuan penting dalam penelitian tentang persuasi karena arti pentingnya dalam perubahan sikap. Sebuah sikap adalah sebuah predisposisi untuk bertindak dengan suatu cara yang positif atau negatif terdapat sesuatu.
Sebuah sikap merupakan sebuah akumulasi dari informasi tentang sesuatu, objek, orang, situasi atau pengalaman. Perubhan sikap terjadi karena informasi baru memberikan tambahan pada sikap. Sikap mempunyai korelasi dengan keyakinan dan menyebabkan seseorang memiliki perilaku tertentu terhadap objek sikap.
Menurut teori integrasi informasi ini, adanya akumulasi informasi yang diserap seseorang dapat menimbulkan hal-hal sebagai berikut:
  1. Informasi dapat merubah derajat kepercayaan seseorang terhadap suatu objek
  2. Informasi dapat merubah kredibilitas kepercayaan seseorang yang sudah dimiliki seseorang.
  3. Informasi dapat menambah kepercayaan baru yang telah ada dalam struktur sikap.
Sebuah sikap dipandang sebagai sebuah akumulasi dari informasi tentang suatu objek, orang, situasi, maupun pengalaman. Jadi, perubahan sikap terjadi karena informasi baru memberikan tambahan pada sikap, atau perubahan sikap terjadi karena informasi tersebut telah merubah penilaian seseorang mengenai valensi dan bobot informasi lain. Namun, informasi apapun biasanya tidak akan membawa pengaruh yang terlalu besar terhadap sebuah sikap karena sikap tersebut memuat bebarapa yang bisa menangkal informasi tersebut. Gary L. Kreps dalam bukunya Organizational Communication mengatakan:
“Information is construct that is very closely related to meaning whereas meaning is the process of making sense of message and information is the sense that we make in creating meanings. The meanings that we create have informations value for us, to the extent that they help us understand, interpret, and predict phenomena.” ( informasi adalah suatu proses pemaknaan pesan dan informasi adalah makna yang kita gunakan untuk membentuk suatu pengertian. Pengertian mengandung nilai informasi yang memungkinkan kita untuk mengerti, menginterpretasikan dan memprediksi suatu fenomena) (kreps,1990:27)
Makna penting pengorganisasian komunikasi yang menghubungkan kepentingan antara organisasi dengan lingkungan luarnya sebagaimana dikemukakan oleh Kreps yaitu, bahwa “ external communication shannels carry message between the organization and the organization’s relevant environment. Message are both sent to and received from the organization’s relevant environment. External message are set to attemp to influence the way environment representatives behave in regard to the organization.. (Media komunikasi eksternal menjembatani pesan antara organisasi dengan lingkungan sekitar dan pesan tersebut bertujuan untuk mempengaruhi bagaimana lingkungan sekitar bersikap terhadap organisasi).

Sumber :

Rabu, 13 Oktober 2010

CORPORATE INFORMATION MANAGEMENT (CIM)

KONSEP MANAJEMEN INFORMASI
             Bagi banyak orang, kantor merupakan tempat korespondensi, persiapan formulir dan laporan, penyimpanan data, dan berkas oleh juru ketik, sekretaris, arsiparis, petugas pemberkasan, operator mesin, supervisor dan manajer. Latar di atas sering melibatkan produk fisik – surat, memorandum, dan laporan yang ditulis; pernyataan dan nota yang disiapkan; catatan dan rekaman; lemari berkas yang berisi salinan arsip. Kantor ini ada wujudnya, tapi bagi mahasiswa manajemen perkantoran administratif, ini merupakan gambaran umum sebuah kantor.
            Berbeda dengan kantor dulu, dunia kantor sekarang terus berkembang. Latarnya lebih luas, tergantung pada sistem mesin elektronik yang mempengaruhi organisasi. Dunia kantor baru, tidak menekankan pada data atau formulir, tapi pada informasi. Bukan pada mesin, tapi pada sistem dimana mesin dan pegawai berfungsi.
            Manajemen kantor administratif, mirip dengan manajemen informasi, menjadi bidang kerja dinamis yang terdiri dari sistem administrasi, proses data, reprografis, proses kata, manajemen data, telekomunikasi dan mikrografis. Perubahan yang membawa pandangan baru dunia kantor memberi spesialisasi untuk banyak pekerja dan perlunya manajer kantor administrasi yang memiliki pengetahuan yang luas.

FUNGSI MANAJEMEN
            Setiap bentuk kelompok usaha membutuhkan pemimpin dan arahan untuk mencapai sasaran. Dalam perusahaan, orang yang memimpin disebut manajer atau administrator utama. Manajer bertanggung jawab merencanakan, mengorganisir, mengontrol semua sumber daya dan mengarahkan orang ke dalam organisasi yang produktif dan bersatu. Manajemen merupakan proses yang melibatkan semua kegiatan pengambilan keputusan, koordinasi upaya kelompok, dan kepemimpinan. Fungsi manajemen adalah menggabungkan sumber daya manusia, materi, uang, metode, mesin, dan moral untuk mencapai tujuan perusahaan. Fungsi manajemen mencakup faktor ekonomi, sumber daya manusia dan materi, dan mengarahkan orang.
            Kegiatan  manajemen dilakukan oleh berbagai tingkat organisasi, dari presiden sampai supervisor. Jabatan manajer bervariasi tergantung pada sifat kerja dan tanggung jawab.


FUNGSI MANAJEMEN KANTOR ADMINISTRATIF
            Manajemen juga berlaku pada manajemen fungsi kantor. Manajer kantor bertanggung jawab merencanakan, mengorganisasi dan mengotrol semua kegiatan perusahaan dan mengarahkan orang untuk mencapai tujuan perusahaan.
            Fungsi manajemen kantor terbatas pada layanan berkas dan pegawai. Adanya perkembangan zaman dan metode informasi muncul tuntutan agar informasi dan krputusan dilakukan lebih cepat. Manajemen mulai tergantung pada kekuatan kantor karena teknologi komunikasi dan komputer memberi kekuatan proses informasi kepada kantor yang lebih besar. Konsep  ”kantor satu departemen” memperluas konsep manajemen administratif yang lebih terpusat.
            Selama awal 1960-an, fungsi kantor menjadi manajemen informasi. Konsep ini memberi tanggung jawab yang luas untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan, menelusuri, dan distribusi informasi. Kegiatan ini mewakili sistem prosedur pengolahan siklus informasi dan jika dilakukan dengan baik, menjadi bidang studi. Sehingga, sistem informasi menjadi disiplin akademik yang muncul dari penerapan teknologi informasi. Tugas kantor lama seperti komunikasi lisan dan tulisan, mengolah dan melaporkan, penyimpanan data, akunting, dan pemberkasan masih ada, tapi diperbarui.
            Lingkup dan tanggung jawab manajemen kantor administratif dalam buku ini menganalisa setiap fungsi manajerial yang ada dalam kegiatan kantor.

ENAM DIMENSI CORPORATE INFORMATION MANAGEMENT
Meskipun konsep manajemen informasi perusahaan (CIM) telah ada selama beberapa tahun penulis berjuang untuk mendapatkan definisi yang jelas tentang apa manajemen informasi perusahaan ini. Dalam blog ini penulis akan mencoba untuk pertama mendefinisikan dan menyajikan kerangka kerja untuk melihat berbagai dimensi manajemen informasi perusahaan.
manajemen informasi perusahaan adalah proses


  • Arti strategis membuat,
  • Perencanaan pasokan untuk kebutuhan informasi masa depan,
  • Meningkatkan nilai utilitas sumber daya informasi yang tersedia,
  • Menghilangkan informasi yang berlebihan,
  • Memastikan kepatuhan terhadap undang-undang,
  • Dan meningkatkan laba atas investasi di teknologi informasi,


1) Membuat rasa Strategis ( Strategic sense making )
Korporasi menghadapi massa informasi yang dihasilkan luar informasi. Sebuah kekayaan potensi untuk mengidentifikasi tren perubahan, penting bagi organisasi, yang tersembunyi dalam berbagai sumber informasi eksternal. manajemen informasi perusahaan bertugas untuk mengidentifikasi kredibel dan relevan sumber informasi eksternal dan membangun sistem rasa dan respon yang memungkinkan tren bisnis melacak dan memberikan informasi yang diinterpretasikan untuk respon tindakan yang tepat.

2) Perencanaan untuk kebutuhan masa depan (Planning for future needs )
Perubahan telah menjadi bagian dari bisnis normal. Sebagian besar perusahaan korporasi memiliki berbagai proyek mendorong inisiatif bisnis baru. Ketika sebuah proyek mengubah cara bisnis melakukannya hampir selalu menyiratkan bahwa akan ada kebutuhan informasi baru. Sebuah proses bisnis baru yang perlu dipantau dan informasi yang diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan. inisiatif baru selalu membawa dengan mereka elemen risiko. Kunci keberhasilan pelaksanaan inisiatif strategis adalah untuk merencanakan terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan informasi baru.

3) Meningkatkan nilai utilitas informasi yang tersedia (Increasing the utility value of available information)
Bisnis adalah didukung oleh siklus hidup informasi. Informasi persyaratan yang mendefinisikan, informasi ditangkap, informasi didistribusikan ke titik kebutuhan dan akhirnya informasi tersebut didistribusikan ke titik pengambilan keputusan. Nilai utilitas informasi didasarkan pada apakah informasi yang meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses operasional. Utility sering merupakan fungsi dari relevansi, akurasi, kelengkapan dan ketepatan waktu dengan mana informasi ini tersedia di titik kebutuhan. Nilai utilitas informasi Namun lebih dari relevansi, dll akurasi karena juga tergantung pada seberapa baik orang dilengkapi untuk menggunakan informasi. manajemen informasi perusahaan harus memastikan bahwa proses berada di tempat untuk memastikan bahwa kualitas tinggi lahan informasi di tangan orang-orang berkualitas tinggi. Dalam ini bertujuan perbedaan antara Teknologi Informasi dan sumber daya manusia mengaburkan. Pada dasarnya manajemen informasi perusahaan menjamin proses bisnis dialog perbaikan berkesinambungan antara bisnis dan Teknologi Informasi untuk memastikan informasi yang tepat tersedia untuk mengamankan ia kelancaran proses bisnis.

4) Menghilangkan informasi yang berlebihan (Eliminating redundant information )
Kutukan dari era informasi adalah kelebihan informasi. Di hampir setiap organisasi masih ada perangkat lunak modul berjalan dan membuat laporan yang tidak ada orang yang tertarik dalam manajemen informasi perusahaan harus mengidentifikasi informasi apa yang benar-benar dibutuhkan dalam bisnis ini dan informasi apa yang seharusnya tidak lagi diberikan.Dengan sengaja mengelola dari sumber-sumber informasi yang telah menjadi berlebihan biaya teknologi informasi dapat dikurangi tajam. 

5) Memastikan kepatuhan terhadap undang-undang (Ensuring compliance to legislation)
Legislasi adalah penangkapan dengan kekhasan era informasi. Legislasi menuntut bahwa suatu perusahaan melindungi informasi klien terhadap penyalahgunaan. undang-undang lainnya adalah di tempat untuk mengamankan hak pemegang saham untuk memiliki akses ke informasi yang berkualitas untuk membuat keputusan investasi. manajemen informasi perusahaan harus terus-menerus menginterpretasikan persyaratan hukum dan memastikan bahwa semua langkah berada di tempat untuk memastikan kepatuhan terhadap undang-undang. 

6) Meningkatkan laba atas investasi di teknologi informasi (Increase the return on investment in information technologies )
Pengembalian investasi menunjukkan peningkatan jumlah pendapatan yang dihasilkan, penurunan biaya teknologi informasi dan pengurangan risiko bisnis. manajemen informasi perusahaan memastikan bahwa setiap potensi sumber daya teknologi informasi adalah sepenuhnya dieksploitasi oleh bisnis. Sebuah value driver utama bagi manajemen informasi perusahaan adalah untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh informasi di perusahaan dengan memastikan bahwa informasi yang cukup terlindung dari penyalahgunaan dan pelecehan. 

Sumber :